Selasa, 24 Desember 2013

MAKNA SEBUAH KOMUNIKASI

Pada hari minggu , sekitar jam 10.00 saya berangkat ke sekolah hanya untuk tujuan mengumpulkan laporan kegiatan LDK, sesampai di sekolah  ,waka kesiswaan dan salah satu guru memberikan informasi tentang sesuatu yang tidak pernah terlintas dalam benakku , ternyata waka kesiswaan menceritakan bahwa ada seorang teman guru dengan nada yang agak keras bahwa saya telah mendelegasikan pengurus osis untuk mengambil sesuatu yang saya telah amanahkan kepada teman guru, tetapi sesungguhnya bukan itu maksudnya,hanya saya menyuruh untuk terus berkoordinasi, ternyata maksud dan tujuan itu disalah artikan, dan ironisnya tanpa mengklarifikasi  terhadap permasalahan itu.
Ternyata miss komunikasi bisa terjadi dimana saja, tidak melihat apakah di institusi pendidikan maupun di luar institusi pendidikan. Di lingkungan pendidikan yang di dalamnya orang-orang yang berpendidikan tidak jauh bedanya dengan di luar pendidikan, ketika ada permasalaahan, kita selalu reaktif dan respon walaupun itu belum jelas titik permasalahannya.
Proses pendidikan tidak bisa membuat semua orang menjadi dewasa apalagi bijaksana, karena titik klimak dari orang yang berilmu pengetahuan adalah kebijaksanaan. Dan ini sangat kontradiktif sekali dengan realitas kehidupan, sesorang yang telah mendapatkan pendidikan sampai keperguruan tinggi dan mengantongi banyak title bukan berarti dia menyikapi permasalahan dengan bijaksana, bahkan sebaliknya.
Proses pembelajaran yang telah kita dapatkan tidak serta merta membuat kita baik secara fisik and psikis berubah, perubahan yang banyak dirasakan hanyalah perubahan dari segi kognitif tapi sikap dan mental tidak berubah secara instan, dan inilah yang menjadi PR besar dunia pendidikan. Sistem pendidikan kita banyak terkonsentrasi pada aspek kognitif semataa , dan aspek afektif n psikomotorik tidak terlalu mendapat perhatian. Sehingga muncullah manusia-manusia yang hanya punya otak tapi tidak punya watak.
Di samping itu factor ketauladanan merupakan factor yang sangat penting yang memang pada era millennium 21 ini dirasakan sangat kurang, baik dari tingkat pemerintah,pembuat kebijakan,pelaksanaa kebijakaan  dan bahkan ironisnya dari yang berprofesi sebagai pengajar ataupun pendidik.Pendidik sebagai orang yang di gugu dan di tiru sejatinya sikap dan tingkah lakunya terkontrol dan harus ada link and match antara teori dan praktik. Kan apa yang dikerjakan oleh guru pasti akan diikuti oleh siswa.
Sikap dan prilaku seperti itu merupakan akumulasi dari kegagalan sistem pendidikan yang terlalu berorientasi pada kecerdasan intelektual semata padahal masih banyak bentuk-bentuk kecerdasan lainnya. Kalau bentuk bentuk kecerdasan itu di berikan porsi yang sama dalam pembelajaran insyaallah  akan lahir manusia yang  punya otak serta punya watak.
Di dalam kehidupan kita, kita tidak akan pernah terlepas dari interaksi social, karena manusia adalah mahluk social, yang selalu bergantung kepada orang lain, ketergantungan ini membutuhkan sebuah startegi  agar selalu terjalin dan bertahan lama, karena Rasulpun pun telah memperaktikkan dan menyebarkan virus- virus kasih sayang kepada sesamanya dan inilah menjadi daya tarik Rasulullah dalam menyebarkan ajarannya.Beliau tidak pernah reaktif terhadap permasalahan yang belum jelas titik permasalahannya. Kenapa tidak kita sebagai manusia yang selalu dibungkus oleh kesalahan dan kekurangan yang selalu memperturutkan nafsu kita, mengikuti langkah –langkah beliau.
Rasulullah diutus Allah untuk mendobrak kejahiliahan, artinya kalau masih sikap dan prilaku kita dalam berinteraksi dan berkomunikasi dengan sesama mengundang sebuah konflik atau perdebatan yang akan membawa perpecahan, maka kita masih dalam kondisi jahiliyah. Untuk kita keluar dari kondisi tersebut mari kita amalkan obat yang paling mujarab yang tawarkan Allah dan Rasulnya kepada kita yaitu “Al-Qur’an dan As-sunnah. Untuk mengkosumsi obat ini hanyalah melalui pendidikan.
( Minggu, 15 Desember 2013)


1 komentar:

  1. Kau memang hebat,,,gak cuman cantik, tp kau cerdas dan juga sangat sempurna,,,,teruskan berkarya,,,,OK

    BalasHapus